Halaman ini sudah dilihat oleh: 1100 orang,




Simpang Malalak
Balada Simpang Malalak
Oleh: Rusli Marzuki Saria

Manurun jalan ka Sungai Tanang
Mesin listrik menggebu-gebu
Duo roket bazooka meliuk-liuk menghantam
Listrik padam di bukittinggi

Teringat adik nan seorang,
Entah pabila akan ketemu,
Perang saudara sangat ganasnya,
Rindu merimbun daun lada.

Angin bersiul di lembah-lembah
Kampung Pisang dan Sianok di tebingnya
Bukit kepanasan di puncak-puncak
Jenjang betung menuju ngarai

Ahai, di Simpang Malalak kami bertahan
Dingin malam subuh menggigil
Puncak-puncak bukit bagai gergaji
Leter W maninjau di bawahnya


Meriam anti Tank, Bazoka yang dimiliki PRRI
Sumber foto: Wikipedia

Bazooka, bazooka kaku menyalaklah!
Ada tank waja di kelok itu
Bidik!
Operasi Semut: tentara Soekarno membebaskan Matur

Lawang kemudian Maninjau
Danau birunya airmu
Tengah hari beriak
Kami sedang perang gerilya

Inyiak Junus ditembak tentara Soekarno
Di simpang Malalak
Kami bergerak di jalanan setapak
Salam, adik: kita dalam perang saudara

14-1-2011, pk 06.30


Kalau Dunsanak merasa perlu kisah ini diketahui pula oleh orang lain, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar ringkasan     Kembali ke www.nagari.or.id