Halaman ini sudah dilihat oleh: 770 orang,




Empati untuk Mertua
Empati untuk Mertua
oleh : Iqbal Rahman
yesbonbom@yahoo.com

Habis tahun kalau tidak juga ada
Kami yang mencarikan
Hampir tiga puluh tahun yang lalu
Tahun habis

Ada yang kami temukan
Siapa anak pejuang PRRI
Yang tidak tahu
Kapan dan dimana kuburnya

Dimana dia
Kapan ditemukan
Dia SAA dan tamat IKIP Jakarta
Mama yang menyuruh datang

Hari pertama pertemuan
Kami datang ke rumahnya
Aku sekilas melirik
Dia pun sesudut mata

Bagaimana tanya Mama
Biar kami banyak gali dan tanya
Buka kulit tampak isi
Sembilan bulan lamanya

Setelah tahu putihnya hati
Banyaknya warna janji
Ikrar untuk Sakinah
Mawaddah wa Rahmah

Kusampaikan
Hai, Anak pejuang PRRI
Yang tidak kenal
Karena ditinggal
Tidak tahu rimbanya
Tidak tahu dimana tanahnya

Maukah engkau jadi isteriku

Tersenyum sumringah
Ini yang ditunggu
Ini yang dinanti
Syukur kepada Illahi

Kudekati hati Mama
Jadikan dia menantu Mama
Tersenyum semua
Hampir tiga puluh tahun
Langgeng hendaknya... amin
Alhamdulillah.

Tulisan ini saya dedikasikan teruntuk sang mertua yang tidak pernah ditemui lagi yakni alm. Ali Luis.
Beliau adalah mantan bupati Kampar Riau dan Bupati PRRI Padang Pariaman, pendiri SMEA Padang dan beberapa sekolah di Bukittinggi.

Semoga Arwah beliau ditempatkan pada tempat yang terbaik di sisi Allah Swt.
16 April 2013

Peringatan penting

Sudah terbukti ketika perang
tempat berlindung orang Minang
bukan di dataran tanah lapang
tapi di rimba Hutan yang lengang


Kalau Dunsanak merasa perlu kisah ini diketahui pula oleh orang lain, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar ringkasan     Kembali ke www.nagari.or.id