Halaman ini sudah dilihat oleh: 1029 orang,




Laporan Perjalanan dari Palembang
Laporan Perjalanan
Oleh : Sjamsir Sjarif
hambociek@yahoo.com

Dt. Rajo Malano yang saya kenal dahulu (Juli 1958), beliau adalah Kepala Penerangan PRRI Daerah Limopuluah Kota Utara.
Di Padang Jopang beliau mengakomodasi bapak M.Natsir ketika itu.

Waktu saya dari daerah Kamang marencah rimba Suaiyan mencari Pak Natsir ke Pek Ten, kami bertemu dengan beliau di puncak bukik di sebelah Suaiyan dengan Taratak Kubang.

Di puncak bukik itu kami bertiga serombongan melaporkan perjalanan kami ke Palembang yang ditugaskan di Bukittinggi bulan April 1958.

Beliau menugaskan kami taruslah ka Pek Ten dan temui bapak Dt.Rajo Malano di Padang Jopang.
Surat kecil ini, menurut beliau sudah termasuk Cek dan akomodasi segala di dalamnyo.

Jadi, Dt Rajo Malano lah yang jadi tepatan kami selama sebulan di Padang Jopang.
Waktu itu yang beliau tugaskan untuk memenuhi logistik kami ialah uni Rostika (seorang guru yang suaminyo pemilik Toko parabot Rapi di Payakumbuah).

Tidak tahu, apakah Dt.Rajo Malano ini merupakan orang yang sama dengan orang yang sedang kita bicarakan ini (yang tidak pulang pulang sejak sesudah PRRI itu) ataukah ada orang lainnya yang serupa dengan gelar beliau itu.

Kalau iya, saya atas nama kawan-kawan (kami bertiga, dua telah meninggal dunia, sdr. Sjofjan Asnawi, dan sdr. Ridwan Asky dari Fakultas Pertanian Payokumbuah) ....... iya sama-sama minta maaf kepada beliau lahir dan batin.


Sebab, sesudah Bukik Andiang di Suliki ditembaki oleh tentara Pusat dari kapal terbang yang kami lihat Padang Jopang, kami tidak sempat lagi kembali ke tempat bapak Dt.Rajo Malano di Padang Jopang, dan tidak ada kabar sejak itu.

Santa Cruz, California 28 Februari 2011

Peringatan penting

Sudah terbukti ketika perang
tempat berlindung orang Minang
bukan di dataran tanah lapang
tapi di rimba Hutan yang lengang


Kalau Dunsanak merasa perlu kisah ini diketahui pula oleh orang lain, tolong di Like & Send atau di Tweet

Tweet

Kembali ke daftar ringkasan     Kembali ke www.nagari.or.id